Secara umum: WNI berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah, belum memiliki rumah, belum pernah menerima subsidi perumahan dari pemerintah, dan penghasilan tidak melebihi batas program yang berlaku.
Dokumen yang biasa diminta: KTP suami/istri, Kartu Keluarga, NPWP, buku nikah (jika sudah menikah), slip gaji atau surat keterangan penghasilan, rekening koran 3 bulan terakhir, dan surat pernyataan belum memiliki rumah.
Program FLPP saat ini memakai bunga tetap sekitar 5% per tahun selama masa kredit dengan tenor hingga 20 tahun, dan uang muka mulai 1%. Pastikan kembali ke bank penyalur karena ketentuan bisa diperbarui.
Bisa. Beberapa bank menerima surat keterangan usaha dari kelurahan, catatan omzet, atau rekening tabungan sebagai bukti penghasilan. Kami bantu arahkan ke bank yang paling sesuai dengan profil Anda.
Tidak. Konsultasi dan pendampingan gratis untuk pembeli.
Sebelum ditampilkan, kami mengecek legalitas lahan (sertifikat induk/pecah), perizinan bangunan (PBG), status pendaftaran di SiKasep untuk rumah subsidi, serta meninjau langsung progres pembangunan di lokasi.
Umumnya 1–3 bulan untuk unit siap huni, tergantung kelengkapan berkas dan antrean verifikasi bank. Unit inden atau tahap pembangunan mengikuti jadwal serah terima developer.
Siapkan tanda jadi (booking fee) serta biaya proses KPR seperti appraisal, provisi, notaris/PPAT, asuransi, dan BPHTB. Untuk rumah subsidi sebagian biaya ini mendapat keringanan. Kami rinci estimasinya saat konsultasi.
Kebijakan berbeda di tiap developer. Kami selalu menanyakan dan menuliskan ketentuan pengembalian tanda jadi sebelum Anda membayar.
Ya. Selain rumah subsidi dan komersil, kami memasarkan ruko dari developer mitra untuk usaha maupun investasi sewa. Lihat daftarnya di halaman Ruko.
Bisa, lewat kredit ruko (sebagian bank menyebutnya KPR ruko atau kredit properti komersial) maupun pembiayaan syariah. Uang muka umumnya lebih besar daripada KPR rumah dan bunganya mengikuti ketentuan bank. Ruko tidak termasuk program KPR subsidi.
Lalu lintas dan visibilitas dari jalan, lebar muka dan ketersediaan parkir, peruntukan lahan (zona perdagangan/jasa), sertifikat dan sisa masa berlaku HGB, daya listrik, serta riwayat genangan. Kami bantu periksa saat survei bersama.
Saat ini Banjarbaru, Martapura, Banjarmasin, Gambut, dan Pelaihari — untuk rumah maupun ruko. Wilayah Kalimantan Selatan lain segera menyusul.