Perhitungan memakai metode anuitas (cicilan tetap). Belum termasuk biaya provisi, appraisal, notaris, BPHTB, asuransi, dan pajak. Penghasilan disarankan dihitung dari batas cicilan ±35% penghasilan bulanan.
Mulai dari penghasilan Anda — kalkulator menghitung batas cicilan dan perkiraan harga rumah.
Dihitung dari batas cicilan 35% penghasilan dikurangi cicilan lain. Persetujuan akhir tetap ditentukan bank.
Contoh untuk rumah seharga Rp185.000.000 dengan asumsi umum tiap skema.
| Skema | DP | Bunga | Tenor | Cicilan / bulan | Total bunga |
|---|---|---|---|---|---|
| KPR Subsidi Bunga tetap sepanjang tenor | 1% (Rp1.850.000) | 5% | 20 th | Rp1.208.709 | Rp106.940.145 |
| KPR Komersil Bunga promo awal, lalu mengambang | 10% (Rp18.500.000) | 8% | 15 th | Rp1.591.161 | Rp119.908.930 |
| KPR Syariah Margin tetap (setara bunga) | 10% (Rp18.500.000) | 9% | 15 th | Rp1.688.754 | Rp137.475.695 |
Asumsi ilustrasi; suku bunga aktual berbeda di tiap bank. Baca: subsidi atau komersil?

Kirim hasil simulasi Anda, kami bantu cek kelayakan dan bank yang paling sesuai.